
Di Pondok Pesantren Ibnu Abbas Wiradesa, pendidikan santri tidak hanya terfokus pada aspek akademik dan keagamaan, tetapi juga diarahkan untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. Salah satu wadah pembinaan karakter tersebut adalah Ekstrakurikuler Santri Pecinta Alam (Sapala).
Sapala adalah kegiatan ekstrakurikuler yang mengajarkan santri untuk mencintai, menjaga, dan melestarikan alam. Santri diajak memahami bahwa alam adalah ciptaan Allah yang harus dijaga, dimanfaatkan dengan bijak, dan tidak boleh dirusak. Melalui Sapala, nilai kepedulian, kemandirian, serta tanggung jawab sosial ditanamkan sejak dini.
Kegiatan Sapala di Ponpes Ibnu Abbas Wiradesa bertujuan untuk:
Santri yang tergabung dalam Sapala biasanya mengikuti kegiatan seperti:
Melalui Sapala, santri memperoleh banyak manfaat, di antaranya:
Ekstrakurikuler Santri Pecinta Alam (Sapala) di Ponpes Ibnu Abbas Wiradesa menjadi salah satu sarana pembentukan karakter yang utuh bagi santri. Mereka tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga langsung berinteraksi dengan alam. Dengan demikian, santri diharapkan tumbuh sebagai generasi yang berilmu, berakhlak, sekaligus peduli terhadap kelestarian alam sebagai bagian dari amanah Allah SWT.