
Hanya ada dua pilihan untuk memenangkan kehidupan, yaitu keberanian atau keikhlasan. Jika tidak berani, ikhlaslah menerimanya. Jika tidak ikhlas, maka beranilah untuk mengubahnya.
Di Pondok Pesantren Ibnu Abbas Wiradesa, kegiatan ekstrakurikuler bukan hanya menjadi pelengkap, melainkan sarana penting untuk membentuk kepribadian santri secara menyeluruh. Salah satu kegiatan unggulan yang diikuti oleh santri tingkat Ula (SD/MI sederajat) adalah Tapak Suci, sebuah seni bela diri pencak silat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Tapak Suci merupakan salah satu aliran pencak silat yang berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah. Selain mengajarkan teknik bela diri, Tapak Suci juga menanamkan nilai disiplin, keberanian, dan keimanan kepada Allah SWT. Dengan semboyan “Dengan Iman dan Akhlak, Saya Menjadi Kuat Tanpa Menyombongkan Diri”, Tapak Suci mendidik santri untuk memiliki fisik yang sehat, mental yang kuat, sekaligus hati yang rendah.
Pelaksanaan Tapak Suci di Ponpes Ibnu Abbas Wiradesa untuk tingkat ula memiliki tujuan utama:
Latihan Tapak Suci di tingkat ula dilaksanakan secara rutin di halaman atau lapangan pondok dengan suasana yang penuh semangat. Santri diajarkan:
Dengan mengikuti Tapak Suci, santri tingkat ula merasakan banyak manfaat, di antaranya:
Ekstrakurikuler Tapak Suci di Pondok Pesantren Ibnu Abbas Wiradesa tingkat ula bukan hanya sekadar bela diri, melainkan juga media pendidikan karakter. Melalui kegiatan ini, santri diarahkan untuk tumbuh menjadi generasi yang kuat jasmani, tangguh mental, dan berakhlak mulia sesuai ajaran Islam. Dengan semangat Tapak Suci, para santri belajar sejak dini bahwa kekuatan sejati terletak pada iman, akhlak, dan kerendahan hati.